Senin, 11 Januari 2010

Mengungkap Sebuah Senyuman Anda

Bagi semua orang senyum merupakan sebuah amal yang sangat ringkas dan paling mudah untuk dilakukan dengan tanpa adanya sebuah paksaan. Secara universal senyum menandakan kebahagiaan, tapi senyum terdiri dari berberapa jenis. Pernahkah anda melihat seseorang tersenyum namun nampak senyum itu begitu hambar atau dengan kata lain ekspresi dari senyum itu tidak nampak. Atau bahkan mungkin ada sebuah senyuman yang kalo kita perhatikan kita akan mengenal beberapa jenis dari senyum yang telah mengalihkan dunia kita ini.

Bahasa tubuh yang terkait dengan senyum ini adalah pada bagian mulut. Mulut dapat disentuh atau ditutup tangan atau jari orang yang bersangkutan. Mulut juga merupakan bagian tubuh yang sangat ekspresif dan memainkan peran yang sangat penting dalam sebuah ekspresi di wajah anda. Mulut juga merupakan bagian bergerak yang lebih terlihat dibanding dengan organ sensor lainnya sehingga lebih banyak terdapat variasi persinyalan di mulut itu sendiri. Beda dengan telinga anda ataupun dengan hidung anda yang secara umum hanya masuk ke dalam bahasa tubuh karena aksi dari bagian tubuh kita yaitu tangan atau jari, mulut dapat bertindak secara independen. Itu sebabnya mulut layak untuk diperhatikan secara terpisah.



Senyum merupakan bagian besar dari bahasa tubuh wajah. Sebagai aturan umum, senyum tulus bersifat simetris kalo kita perhatikan dan mengahsilkan sebuah lipatan disekitar mata dan mulut anda. Akan tetapi senyum palsu, apapun
alasannya, cenderung hanya sebuah gerakan mulut saja tanpa ada sebuah makna kita dapat ketahui. Ada beberapa ekspresi senyum anda yang mungkin ini bisa menambah sedikit rasa ketika anda memperhatikan seseorang dengan berbagai macama senyumnya:

Pertama, sebuah senyum kilat kemungkinan makna dari sebuah senyum yang teramat singkat ini adalah senyum palsu yang saya maksud. Senyum yag tampak seketika, bertahan lebih lama dari senyum natural dan tidak meluas sampai ke mata. Senyum ini secara khas menunjukkan menekan ketidaksenangan atau bahasa lebih ringannya adalah
memaksakan sebuah persetujuan.

Kedua, sebuah senyum dengan bibir terkatup kemungkinan makna dari senyum dengan bibir terkatup ini sangat berahasia atau menyembunyikan perasaan. Senyum yang nampak dengan bibir melebar diwajah dalam satu garis lurus, tanpa menampakkan gigi. Senyum seperti ini kemungkinan besar menandakan orang tersebut mempunyai rahasi yang
tidak akan diungkapkan , kemungkinan karena tidak senang atau tidak percaya, atau dapat kita katakan senyum ini termasuk sebuah senyum penolakan.

Ketiga, sebuah senyum dengan bibir bawah maju ke depan kemungkinan makna dari senyum semacam ini adalah ungkapan senyum kecewa. Senyum dengan mendorong bibir bawah ke depan merupakan bagian dari wajah menangis dan impulse. Selalu ingat, orang menangis karena benar-benar sedih atau untuk menghindarkan serangan dan mencari simpati atau perlakuan baik.

Keempat, sebuah senyum dengan tertawa kemungkinan makana dari senyum semacam ini adalah rileks. Dalam bahasa tubuh, tawa yang mensinyalkan relaksasi dan perasaan tenang. Tawa alamiah dapat meluas keseluruh tubuh bagian atas dan seluruh bagian badan. Akan terasa stres berkurang. Namun kadang juga bisa menunjukkan mudah diserang
karena ketika tertawa, orang-orang biasanya melepaskan kewaspadaan.

Kelima, sebuah senyum dengan tawa yang dipaksakan kemungkinan makna dari senyum ini adalah nervous, atau bisa juga senyum karena ingin mempertahankan empati. Tawa yang tidak alamiah mensinyalkan nervous atau stres sebagai upaya untuk menghilangkan ketegangan atau mengubah suasana.

Keenam sebuah senyum dengan menggigit bibir kemungkinan makna ini adalah senyum karena tegang. Dengan senyum menggigit bibir ini adalah salah satu cara atau sinyal yang menunjukkan tegang ataui stres yang dsebabkan konsentrasi tinggi tapi kemungkinan juga merupakan sebuah senyumna dikarenakan cemas.

Ketujuh, senyum dengan bibir dimajukan ke depan kemungkinan makna ini adalah perhatian atau kecewa. Seakan-akan menahan kata-kata di dalam mulut sampai siap diluncurkan. Senyum ini juga dapat menunjukkan gelisah atau ridak sabar karena tak bisa bicara, namun juga bisa menandakan sebuah kekecewaan karena menahan tangis.

Kedelapan, senyum dengan menjulurkan lidah senyum seperti ini kemungkinan maknanya adalah tidak setuju, atau menolak. Lidah dijulurkan cepat dan agak ditengah mulut seakan mencicipi sesuatu yang tidak enak. Gerakan bisa sangat samar. Versi ekstrim kemungkinan disertai dengan kerut dihidung dan memicingkan mata.

Kesembilan, senyum dengan tangan menutupi mulut. Senyum seperti ini kemungkinan makna adalah dia kaget, menekan, menahan. Sering merupakan gerakan tak sadar untuk mengatur diri sendiri, menghentikan pembicaraan karena kaget, malu atau untuk alasan yang lebih taktis. Aksi ini dapat kita perhatikan pada anak-anak ketika melihat
sesuatu yang mengagetkan.

Kesepuluh, senyum dengan mengigit kuku senyum seperti ini mungkin dikarenakan ada rasa frustasi atau menahan diri. senyum ini menunjukkan rasa stress sehingga menjadi ekstrim dan karena kebiasaan menggigit kuku inilah jadi kebiasaan.

Selalu tetap tersenyum dan tunjukkan senyum terindah pada orang-orang disekitarmu. Dengan tersenyum satu pahala tercipta pada orang yang kita kasih senyum juga buat diri kita sendiri. Kalo masih ada jenis senyum lain bisa ditambah sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar